Gelar Press Release, Polres Buru Ungkap Kasus-Kasus Dalam Tahap Penyidikan

  • Whatsapp
Gelar Press Release, Polres Buru Ungkap Kasus-Kasus Dalam Tahap Penyidikan
banner 468x60

Buru – Namlea —- Polres Buru menggelar Press Release kasus-kasus yang ditangani pihak Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Buru. Press Release sendiri dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP. Egia F. Kusumawiatmaja di Mapolres Buru, Jln. Pandopo Bupati Buru, Kecamatan Namlea Kabupaten Buru, Rabu, (3/02/2021).

“Untuk ketahuan teman-teman media, ada beberapa kasus yang akan kita sampaikan dalam rangka program prioritas bapak kapolri, sehingga nanti saya sampaikan kepada rekan rekan semuanya tentang kasus-kasus yang berhasil kita ungkap atau kurang lebih poin-poinya saja,” jelas Kapolres saat kegiatan kepada Awak Media.

Dikatakan Kapolres, untuk kasus pertama adalah pencurian untuk di jual, dengan modus pencurian sapi. Dari kasus ini

Kita berhasil mengamankan tiga (3) orang pelaku.  Pelaku Pertama insialnya AT, kemudian IL dan LL. Kasus ini sudah masuk dalam proses sidik, kasus ini dari tahun 2020 dan sangat meresahkan masyarakat karna terjadi di daerah waeplo dan airbuaya,

Kasus berikutnya lanjut Kapolres, adalah kasus pencabulan, persetubuhan terhadap anak yang di lakukan tersangka RL. Tersangka sudah kita amankan dan kasus tersebut dalam proses sidik.

Bulan Januari kemarin juga masih kasus yang sama persetubuhan anak, korban berumur 7 Tahun, tersangka atas berinisial NHP. Kasus ini juga dalam proses sidik juga.

“Kemudian Kasus Batu sinabar tersangka adalah TN, tersangka membawa batu sinabar dari Seram Bagian Barat (Kabupaten SBB) dengan jumlah 61 kg yang rencananya batu itu akan di bawa ke surabaya, kasus sinabar juga dalam proses sidik,” ujar Kapolres.

Kapolres Buru mengungkapkan kita sedang fokus dalam kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan dan dampaknya pada kerusakan lingkungan sehingga kita lakukan langkah-langkah penertiban. “Kemudian masih berhubungan dengan tambang ilegal dan barang-barang berbahaya pelaku atas nama AT yang bersangkutan adalah oknum Polri yang barang buktinya berjumlah 668 kg Mercuri yaitu barang dalam bentuk cairan yang berjumlah 17 rencananya akan di bawa ke Kendari keluar dari Pulau Buru.

Kasunya ini dalam proses sidik dan tersangkanya tidak bisa kami hadirkan karena lagi pemeriksaan internal Polri,”ungkapnya.

Dirinya mengatakan, ada juga beberapa kasus yang kemarin meresahkan masyarakat yaitu pencurian di mesjid-mesjid. Pertama pencurian di mesjid Jamil Namlea barang buktinya satu buah Mikser Music Song, tersangka MHD.

Karena meresahkan, Alhamdulilah belum cukup satu minggu kasusnya sudah bisa kita ungkap.

Selain itu, kasus pencurian berikutnya masih sama pencurian di dalam mesjid  tersangka atas nama SH barang buktinya satu buah sterio micser, dan satu buah microfon. Bukan saja itu, tersangka juga mengambil barang-barang dan beberapa kotak amal di mesjid-mesjid. Pelaku berhasil diringkus Polsek Namlea.

Yang terakhir kasus pencurian pertambangan ilegal, tersangka membawa mercuri berjumlah 26 kilo gram sudah dalam bentuk cairan yang sudah diolah.

“Dan kita dari Polres Buru dalam beberapa waktu kemarin mengambil langkah-langkah untuk menangani apa yang menjadi keresahan di masyarakat.

Yang pertama masalah pencurian di masjid-masjid kemudian pencurian sapi. Alhamdulilah kita ungkapkan dengan cepat di bantu juga oleh masyarakat, dengan memberikan informasi kepada kami, itu juga merupakan respon cepat dari para polisi karena juga kecepatan masyarakat kepada Polisi,” kata Kapolres mengakhiri.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *