Press Release Polres Buru Untuk Transparansi Penanganan Kasus

  • Whatsapp
Press Release Polres Buru Untuk Transparansi Penanganan Kasus
banner 468x60

NAMLEA —- Kepolisian Resort Buru hari ini melaksanakan Press release yang dilaksanakan di Lobi Mapolres Buru dipimpin oleh Kapolres Buru AKBP. Egia Febri Kusmawiatmaja, S.I.K., M.I.K didampingi Kabag Ops AKP. Ruben M.H. Sihombing, S.I.K, Kasat Reskrim Polres Buru Iptu Dwi Handri Azhari, S.T.K, S.I.K dan Paur Subbag Humas Aipda M.Y.S Djamaluddin.

Sebagai Peserta para wartawan baik media cetak maupun media elektronik yang ada di Kab.Buru .

Kapolres Buru memaparkan Press Release beberapa  kasus tindak pidana yang sementara di tangani di Sat Reskrim Polres Buru Maupun Polsek Jajaran Polres Buru diantanya pencurian, tambang illegal, dan persetubuhan di bawah umur.

Dilanjutkan oleh Kapolres Buru, kasus pertama adalah kasus pencurian untuk di jual dengan modus pencurian sapi modusnya di racun setelah sapi itu mati kemudian di potong potong dan di angkut dengan kendaraan, dengan satu buah mobil kemudian ada 8 buah pisang dua buah pisau dua bungkus kecil obat cianida yang di gunakan untuk meracuni.

“5 lembar kulit sapi yang berhasil kita ambil sebagai barang bukti kemudian pelakunya ada 3 orang pertama insialnya AT, kemudian IL, dan LL kasus ini sudah masuk dalam proses sidik, dan kasus ini sudah dari tahun 2020 sudah sangat meresahkan masyarakat karena terjadi di daerah Waplau dan Airbuaya,” ujar Kapolres

Lanjut Egia, Kasus berikutnya adalah kasus pencabulan persetubuhan terhadap anak yang di lakukan tersangka RL, RL merayu korban berpacaran, karena tersangka tinggal di rumah korban kemudian di rayu – rayu ujung – ujungnya di setubuhi, untuk tersangka RL sudah amankan dan kasus tersebut dalam proses sidik

Dalam pengungkapan kasus ini Satreskrim Polres Buru berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian tersangka maupun pakaian korban.

“Modus yang di gunakan dengan mengancam dan merayu korban dengan rayuan memberikan permen kepada korban yang masih anak – anak masih di bawah umur, mengapa bisa timbul hal demikian, karena tersangka tinggal berdampingan dengan korban. Barang bukti berupa baju dari korban yang berumur 7 tahun dan kasus ini juga dalam proses sidik juga” Ucap Kapolres Buru

Orang nomor satu Polri di Kepolisian Resort Buru ini mengatakan, ada juga beberapa kasus yang kemarin meresahkan masyarakat yaitu pencurian di masjid-masjid.

Pertama pencurian di mesjid Jamil Namlea Polres Buru berhasil mengamankan tersangka MHD dan barang buktinya satu buah Mikser Music Song

“Karena meresahkan, Alhamdulilah belum cukup satu minggu kasusnya sudah bisa kita ungkap.” Tambah Kapolres Buru

Selain itu, kasus pencurian berikutnya masih sama pencurian di dalam mesjid  tersangka atas nama SH barang buktinya satu buah sterio micser, dan satu buah microfon.

Bukan saja itu, tersangka juga mengambil barang-barang dan beberapa kotak amal di mesjid-mesjid. Pelaku berhasil diringkus Polsek Namlea.

Sebelum mengakhiri dan dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab daribeberapa media,Kapolres menambahkan bahwa Kasus Batu Sinabar dengan tersangka adalah TN, tersangka membawa batu sinabar dari Kab. Seram Bagian Barat dengan jumlah 61 kg yang rencananya batu itu akan di bawa ke Surabaya menggunakan kapal laut Pelni kemudian di proses barang buktinya di taruh di dua tempat plastik dan koper seakan – akan itu di lihat membawa pakaian, sementara kasus Sinabar juga dalam proses sidik.

“Terungkapnya masalah pencurian di masjid masjid kemudian pencurian sapi, tentang tambang illegal dan Alhamdulilah kita ungkapkan dengan cepat di bantu juga oleh masyarakat dengan melakukan informasi kepada kami itu juga merupakan respon cepat dari para polisi dikarenakan cepatnya juga masyarakat memberikan informasi kepada Polisi” pungkas Kapolres Buru.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *