Operasi Ketupat Siwalima 2021, Pulau Buru Gelar Rakor Lintas Sektoral

  • Whatsapp
banner 468x60

(Namlea) Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Kusuma Wiatmaja S.I.K., M.I.K., Membuka rapat Kordinasi Lintas Sektoral untuk melaksanakan Operasi Ketupat Siwalima 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021, Bertempat di Aula Darma Laksanadiaksa, Polres  Buru.

Dalam rapat tersebut Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Kusumawiatmaja, S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menghadiri rapat yang dilaksanakan ini

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada bapak sekalian, atas kesediaannya hadir dalam kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral, dan ini membutuhkan pemikiran serta membutuhkan diskusi antara seluruh stafkholder yang berhubungan dengan menjelang hari raya idul Fitri,” jelas Kapolres.

Kita diskusikan bersama sehingga nanti ke depan, kita bisa menjadikan Idul Fitri di Kabupaten ini menjadi aman nyaman dan menghasilkan kebahagiaan buat banyak orang dan seluruh masyarakat yang ada di kabupaten,” imbuhnya.

Lanjut menurut Kapolres, kerawanan yang mungkin akan muncul menjelang hari Raya Idul Fitri yang pertama adalah kerawanan covid-19. Dikarnakan ini kerawanan cukup besar di kalangan masyarakat, sehingga pada saat pelaksanaan beberapa perayaan keagamaan protokol kesehatan itu diabaikan oleh masyarakat.

Dikatakannya lagi, sehingga pada bulan april, penyebaran covid 19 itu menjadi suatu ledakan yang cukup luar biasa yang satu hari di India angka kematiannya mencapai 2500 ini.

“Dalam hal ini menjadi perhatian kita bersama, mengapa kita katakan itu sebagai kerawanan pada saat nanti menjelang hari raya Idul Fitri, karena dampaknya sangat besar,” terangnya.

Ketersediaan bahan pokok ini juga perlu di diskusikan bersama nanti. Mungkin nanti bisa dipaparkan oleh instansi yang terkait, sehingga semua juga bisa mengetahui tingkat stok sembako.

Sebab menurut Egia ketersediaan bahan pokok khusus untuk Kabupaten Buru dalam kondisi yang sama berdasarkan paparan dari dinas perindag provinsi pada saat melaksanakan gelar operasional di Polda.

Kabupaten Buru dikategorikan aman untuk ketersediaan bahan pokok, yang di buru selatan dikategorikan sembako masih kurang, sehingga diminta untuk melakukan intervensi untuk bisa memberi masukan serta tidak terjadi kekurangan,” bebernya.

Selanjutnya, dikatakan Egia, mengenai kerawanan berikut adalah keamanan pada saat pelaksanaan kegiatan sebelum dan sesudah Idul Fitri, keamanan ini mencakup beberapa aspek, yang pertama keamanan terkait masalah kegiatan kemudian keamanan di lingkungan masyarakat.

“Karenanya beberapa waktu belakangan ini sedang menghadapi situasi perubahan cuaca yang cukup signifikan dikarenakan adanya salah satu siklon yang dinamakan Seroja. tetapi mungkin nanti bisa dapat masukan dari masing masing instansi terkait apa yang disampaikan di dalam,” paparannya.

“Saya berharap semoga dengan dilaksanakannya rapat ini nanti banyak hal yang bisa diskusikan dan dijadikan masukan bagi kita semua, untuk nanti ke depan bisa melaksanakan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat kabupaten Buru,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Buru, Ramli Umasugi SPi., M.M., menjelaskan, pemerintah Daerah akan mengambil langkah menutup arus mudik, untuk memutus mata rantai covid 19.

“Pemerintah Daerah harus mengantisipasi lonjakan pemudik, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya warga yang akan nekat mudik ke kampung halamannya,” ucap Bupati.

Pemerintah Daerah Kabupaten Buru, lanjut Bupati, akan berupaya untuk membelanjakan pembelajaran sembako untuk di bagikan kepada masyarakat.

”Selain itu, Pemerintah Daerah juga akan berupaya mencegah tawuran antar pemuda pada saat kegiatan bola, antar kampung pasca selesai lebaran idul Fitri,” tandas Bupati.

Dalam rapat itu, dilaksanakan juga Pembahasan oleh Kapolres Pulau Buru dan Dandim 1506/Namlea, terhadap peta kerawanan yang ada di Kabupaten Buru, berdasarkan peta penyebaran penduduk Kabupaten Buru dapat diketahui potensi mobilitasi paling dominan dari dan menuju pulau buru adalah dari pulau Jawa Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *